Prabowo Bangga TNI Panen Raya Serentak di 43 Titik, Sebut TNI-Polri Anak Kandung Rakyat
Prabowo juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung program ketahanan pangan. Dia mengingat kembali panen raya jagung bersama Polri pada 16 Mei 2026, lalu membandingkannya dengan panen raya TNI yang menampilkan berbagai komoditas pertanian.
“Hari ini kita menyaksikan penilaian TNI, ada tebu, ada keledai, ada padi, ini menunjukkan bahwa TNI Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara. Tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia," ungkap Prabowo.
"TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. Tni dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri," ucap dia.
Menurut Prabowo, TNI dan Polri merupakan bagian dari rakyat sehingga memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama saat menghadapi berbagai kesulitan.
“Rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri selama di rakyat yang hidupnya susah itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu untuk bahu berbuat langkah-langkahnya benar, langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu.”
Di akhir sambutannya, Prabowo mengaku bangga melihat kerja cepat jajaran pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjalankan berbagai program nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan.
“Saya bangga hari ini, dan Saya bangga beberapa minggu-minggu ini. Saya melihat kerja keras semua unsur menteri-menteri, Panglima, Kapolri, semua unsur bekerja dengan gesit, tidak istirahat,” paparnya.
Editor: Puti Aini Yasmin