PP Muhammadiyah dan PBNU Dukung Usulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional
Dadang menyebut, keberhasilan kepemimpinan Soeharto terlihat dari sejumlah pencapaian, seperti terwujudnya swasembada beras pada dekade 1980-an, keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) dalam menekan laju pertumbuhan penduduk, serta terjaganya stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan selama masa pemerintahannya.
“Ketika kita menghargai jasa kepahlawanan seseorang, jangan dilihat dari perbedaan politik atau kepentingan apapun, kecuali kepentingan bangsa dan negara, terlepas dari kekurangan dan kesalahan seseorang,” ucapnya.
Senada, Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi mendukung usulan pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Soeharto. Tidak hanya itu, dia juga mendukung penetapan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid untuk mendapatkan gelar serupa.
Pria yang akrab disapa Gus Fahrur itu menuturkan, bangsa Indonesia perlu banyak belajar dari masa lalu, baik dari kekurangan maupun kebaikannya. Hal ini penting membangun masa depan yang lebih bijak dan berkeadaban.
“Dalam tradisi keilmuan Islam, ada kaidah penting: Al-muhafazhah ‘ala al-qadim ash-shalih wal akhdzu bil jadid al-ashlah, menjaga yang lama yang baik, dan mengambil yang baru yang lebih baik,” kata Gus Fahrur dalam keterangannya.