Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertemuan Prabowo - Jusuf Kalla di Istana: Bahas Energi Hijau & Target Ekonomi 8%
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Yakin RI Swasembada BBM 3 Tahun Lagi: Kita Tidak Mau Impor!

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:14:00 WIB
Prabowo Yakin RI Swasembada BBM 3 Tahun Lagi: Kita Tidak Mau Impor!
Presiden Prabowo Subianto yakin RI tak akan impor BBM dalam waktu 3 tahun lagi. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memperkirakan Indonesia tidak lagi mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dalam 3  tahun mendatang. Dia meyakini RI akan swasembada energi

“Saya perkirakan 3 tahun lagi, maksimal 4 tahun lagi kita akan swasembadaenergi. Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk energi kita saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo saat menghadiri acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).  

Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan salah satu langkah untuk mencapai swasembada energi. Salah satunya dengan meluncurkan BBM baru dengan campuran 50 persen bahan bakar nabati (biodiesel) berbasis kelapa sawit atau disebut B50. 

“Bulan Juli ini berapa hari lagi kita akan launching B50. B50 solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri saudara-saudara sekalian. Dan kita akan menghemat banyak sekali,” kata Prabowo. 

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa implementasi kebijakan B50 yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun pada tahun ini. Adapun B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak nabati dan 50 persen Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis solar.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut