Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M5,3 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km
Advertisement . Scroll to see content

Potensi Cuaca Ekstrem, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng dan Jatim

Jumat, 12 September 2025 - 22:55:00 WIB
Potensi Cuaca Ekstrem, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng dan Jatim
Potensi Cuaca Ekstrem, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng dan Jatim (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah daerah di Indonesia dalam sepekan ke depan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan peringatan tersebut kepada para kepala daerah, mengingat adanya pergeseran fenomena cuaca yang sebelumnya menyebabkan banjir di Bali, kini mengarah ke bagian barat Indonesia.

“Jadi kami juga sudah menyampaikan kepada gubernur-gubernur yang apa yang akan terdampak itu terutama bergesernya ke arah barat yaitu yang berpotensi itu misalnya di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, kemudian juga termasuk DIY dan Jawa Tengah. Itu yang kami prediksi yang segera. Meskipun kalau secara lebih panjang lagi itu sampai tanggal 14 (September), itu lebih luas lagi wilayahnya tidak hanya sebatas di Jawa. Jadi yang kami prioritas itu di Jawa karena yang penduduknya banyak ya,” kata Dwikorita saat Konferensi Pers Prakiraan Musim Hujan 2025 dan Update Kondisi Cuaca, Jumat (12/9/2025).

Menurut Dwikorita, potensi hujan dengan intensitas tinggi akan meluas hingga 14 September ke luar Pulau Jawa. Beberapa daerah yang diperkirakan terdampak mencakup Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, hingga Papua Selatan.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG menyiagakan operasi modifikasi cuaca (OMC) sejak 10 September, namun hanya di wilayah dengan status siaga darurat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut