Pimpinan KPK Dapat Hadiah Jamu Antidiare dari Ray Rangkuti
Selain kasus suap terhadap Wahyu Setiawan, Ray juga menyinggung kasus korupsi besar lainnya seperti Jiwasraya, Asabri, Century, dan BLBI. “Kasus-kasus besar ini kalau ditotal bisa sampai puluhan triliun (rupiah) kerugian negaranya, karena mengingat menjerat nama kepentingan juga jangan sampai komisioner KPK sakit diare mendengarkan jumlah yang besar ini,” tuturnya.
Turut menemani Ray beberapa aktivis lain seperti Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jerry Sumampow; Manajer Riset Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Badi’ul Hadi; perwakilan Komite Independen Pemantau Pemilu Indonesia, Kaka Suminta, dan; analis Politik Exposit Strategic, Arif Susanto.
Dalam kedatangannya, mereka juga menunjukkan kertas yang bertuliskan “Negara sehat tanpa diare tanpa korupsi” dan “KPK jangan mencret tangani korupsi”. Mereka juga terlihat membawa kotak bertuliskan “Jamu antidiare untuk KPK”.
“Nanti jamu ini akan kami masukkan dalam kotak. Kotak ini nanti hanya bisa disampaikan oleh dua orang. Dua orang ini nanti akan menyampaikannya mungkin melalui resepsionis. Tentu saja kami berharap resepsionisnya bisa menyampaikan kepada komisioner KPK,” ujar Ray.
Editor: Ahmad Islamy Jamil