Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belajar dari Internet, Pelajar MAN 3 Padang Rakit Bom di Kamar Tanpa Diketahui Orang Tua
Advertisement . Scroll to see content

Pigai soal Siswa Pelaku Bom Rakitan di Padang Pernah Dibully: Saya saja Korban Rasisme

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:32:00 WIB
Pigai soal Siswa Pelaku Bom Rakitan di Padang Pernah Dibully: Saya saja Korban Rasisme
Menteri HAM Natalius Pigai (foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai merespons soal siswa pelaku ledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang yang diketahui korban perundungan atau bullying. Dia berharap persoalan ini bisa menjadi perhatian semua pihak.

Menurutnya, perundungan merupakan kejahatan yang harus segera dieliminasi dari Indonesia. Dia menegaskan, segala bentuk bullying tidak dibenarkan.

"Saya sendiri juga kan dari dulu sudah termasuk anti bullying. Jadi saya pikir kalau untuk menyelesaikan bullying itu harus menjadi perhatian semua, baik itu pemerintah, pihak swasta maupun juga masyarakat. Itu itu harus bisa juga diberi teguran atau diantisipasi apalagi bullying melalui media sosial. Media sosial itu gampang dicek dan bisa diusut," kata Pigai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

Dia mengakui, lembaga pemerintah yang diberi kewenangan untuk melihat pergerakan di media sosial belum mampu menghentikan aksi bullying. Bahkan, dia menyebut kepolisian juga tidak sanggup menghentikan berbagai bullying di media sosial. 

Pigai lantas bercerita dirinya juga merupakan korban rasisme meski dia adalah pejabat negara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut