Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ngaku Panik dan Takut Ketahuan usai Kasusnya Viral
JAKARTA, iNews.id - Terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus mengaku merasa panik saat ada ekspose dari polisi tentang pelaku penyiraman hingga beritanya viral. Pasalnya, mereka khawatir aksi yang dilakukannya akan ketahuan.
"Kami melihat di televisi pada hari Sabtu, di ruang kerja kantor saya. Setelah melihat itu kami merasa panik dan bingung, takut ketahuan," ujar Terdakwa III, Kapten Nandala Dwi Prasetyo dalam persidangan, Rabu (13/5/2026).
Terdakwa III mengaku melihat di televisi adanya pemberitaan tentang pelaku penyiraman terhadap Andrie Yunus. Terlebih, ada foto terduga pelaku yang dipampang berdasarkan hasil rekaman CCTV.
Hal itu disampaikan para terdakwa usai menerima pertanyaan dari penasihat para terdakwa di persidangan. Pasalnya, di media massa dan media sosial, khususnya televisi, telah ramai pemberitaan tentang terduga pelaku penyiraman terhadap Andrie Yunus.
Prajurit TNI Tunjukkan Bekas Luka usai Terciprat saat Siram Air Keras ke Andrie Yunus
"Para terdakwa, sempatkah atau melihatkah mungkin di media massa, atau di televisi bahwa membahas mengenai penyiraman ini di televisi atau CCTV nya sudah bisa dilacak segala macam. Pernah Terdakwa I, II, III, dan IV melihat di televisi selama waktu belum di proses di Pusat Polisi Militer, ada tu jeda 1-2 hari (setelah penyiraman). Tidak tahu kalau penyiraman itu sudah viral di media?" tanya penasihat.