Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peringati Hari Sumpah Pemuda, Prabowo: Perjuangan Ini Belum Selesai
Advertisement . Scroll to see content

Penyiaran Menjaga Api 1928 di Era Digital

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:21:00 WIB
Penyiaran Menjaga Api 1928 di Era Digital
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Khusus Jakarta Rizky Wahyuni (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Menjaga Api 1928 di Era Digital

Generasi muda kini hidup di tengah banjir informasi global. Media sosial dan platform digital membuka ruang tanpa batas, tetapi juga membawa risiko akan terkikisnya identitas dan berkurangnya literasi kebangsaan. Dalam kondisi itu, penyiaran nasional harus tampil sebagai akar nilai untuk memastikan bahwa setiap siaran menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran kebangsaan.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperbarui komitmen dunia penyiaran bahwa tugas utama penyiaran bukan sekadar menghibur, tetapi juga mendidik, menyatukan, dan memperkuat Indonesia.

Karena sejatinya, penyiaran adalah bentuk nyata dari Sumpah Pemuda yang hidup. Ia diucapkan bukan dalam teks, melainkan dalam suara, gambar, dan pesan yang setiap hari menyapa rakyat Indonesia dari berbagai latar dan budaya.

Selama penyiaran terus memancarkan semangat persatuan, selama itu pula api Sumpah Pemuda akan tetap menyala di ruang dengar dan ruang pikir bangsa.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut