Pengertian Majas Hiperbola: Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya
1. Melebih-lebihkan sesuatu sehingga terkesan lebih besar dari kenyataannya.
2. Menggunakan bahasa yang tidak masuk akal, bahkan terkesan aneh atau tidak logis.
3. Sering disampaikan secara dramatis untuk memperkuat efek yang ditimbulkan.
4. Mampu memengaruhi pembaca atau pendengar untuk merasakan emosi tertentu.
Pengertian Majas Metafora dan 30 Contoh Kalimatnya
Majas hiperbola memiliki beberapa fungsi, yaitu:
Majas hiperbola digunakan dalam karya sastra untuk menciptakan kesan yang mendalam dan dramatis. Hal ini dilakukan agar tulisan atau karya sastra dapat menarik perhatian pembaca atau pendengar, serta mencapai tujuan tertentu.
35 Contoh Majas Personifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Majas ini menggunakan kata-kata yang indah untuk menciptakan efek dramatis yang dapat menarik perhatian pembaca atau pendengar. Dengan pemilihan kata yang tepat, majas hiperbola dapat membuat pembaca atau pendengar larut ke dalam imajinasi mereka.
Majas hiperbola menggunakan kata-kata yang indah dan puitis, meskipun terkesan berlebihan atau melebih-lebihkan. Hal ini dapat menarik perhatian pembaca atau pendengar, karena bahasa yang rapi dan menarik tentu akan membuat orang penasaran untuk membaca atau mendengarkannya hingga selesai.
Berikut adalah 10 contoh kalimat majas hiperbola:
1. Air mataku mengalir deras hingga ke lautan.
Kalimat ini menggunakan majas hiperbola untuk menggambarkan kesedihan yang mendalam.
2. Aku mencintaimu seluas gurun sahara.
Kalimat ini menggunakan majas hiperbola untuk menekankan cinta yang sangat besar.
3. Dia berlari secepat kilat.
Kalimat ini menggunakan majas hiperbola untuk menggambarkan kecepatan yang sangat tinggi.
4. Dia secantik bidadari.
Kalimat ini menggunakan majas hiperbola untuk menggambarkan kecantikan yang sangat sempurna.