Pengertian Majas Hiperbola: Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya
JAKARTA, iNews.id - Pengertian majas hiperbola beserta ciri-ciri, fungsi, dan contohnya akan diulas pada artikel kali ini. Majas merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia SMP.
Majas adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata atau ungkapan yang dilebih-lebihkan untuk menimbulkan efek tertentu. Majas dapat ditemukan dalam berbagai karya sastra, seperti puisi, cerpen, dan novel. Majas juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tergantung pada tujuan dan konteksnya.
Untuk memahami majas hiperbola secara mendalam, berikut adalah penjelasan mengenai pengertian, ciri-ciri, fungsi dan contohnya.
Menurut penjelasan Prof. Dr. Henry Guntur Tarigan di buku yang berjudul Pengajaran Gaya Bahasa, majas hiperbola merujuk pada gaya bahasa yang digunakan untuk memberikan penekanan yang berlebihan pada suatu pernyataan atau situasi dengan cara yang berlebihan dalam hal jumlah, ukuran, atau sifatnya.
25 Contoh Majas Antonomasia Lengkap Pengertiannya, Yuk Disimak!
Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memperhebat, meningkatkan kesan, dan memperkuat pengaruh dari pernyataan atau situasi tersebut.
Sederhananya, majas hiperbola adalah gaya bahasa yang menggunakan ungkapan kiasan untuk melebih-lebihkan sesuatu. Kata "hiperbola" berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "melebihi". Oleh karena itu, gaya bahasa ini bertujuan untuk menciptakan efek yang berlebihan.
Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya yang Mudah Dipahami
Majas hiperbola memiliki beberapa ciri, yaitu: