Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Fokus Lindungi WNI di Timur Tengah, Tunda Bahas Board of Peace

Jumat, 06 Maret 2026 - 15:23:00 WIB
Pemerintah Fokus Lindungi WNI di Timur Tengah, Tunda Bahas Board of Peace
Pertemuan perdana Board of Peace di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan, seluruh agenda pembicaraan terkait Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) ditangguhkan imbas perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Saat ini, pemerintah fokus melindungi dan menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) di Timur Tengah.

“Kami sampaikan bahwa kita terus melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap berbagi perkembangan di kawasan, khususnya yang terjadi di Timur Tengah ini,” kata Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

“Dan sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu (Sugiono) juga beberapa hari yang lalu bahwa segala pembahasan tentang Board of Peace saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold,” sambung dia.

Dia menerangkan, saat ini pemerintah menyiapkan berbagai antisipasi jika keadaan memburuk.

“Kita juga fokus untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi dampak eskalasi tersebut,” ujarnya.

Yvone menyatakan, setiap keputusan terkait partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional, didasarkan pada pertimbangan politik luar negeri bebas aktif dan kepentingan nasjonal.

“Dapat kami tekankan sekali lagi, bahwa setiap keputusan terkait partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional akan didasarkan pada pertimbangan politik luar negeri bebas aktif, kepentingan nasional kita, saya tekankan lagi kepentingan nasional kita, serta perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut