Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Website Makin Mudah dengan AI, tapi Waspada Risiko Serangan Siber!
Advertisement . Scroll to see content

Partai Perindo Dukung Pemanfaatan AI untuk Digitalisasi & Perluas Layanan Kesehatan

Rabu, 30 Juli 2025 - 22:15:00 WIB
Partai Perindo Dukung Pemanfaatan AI untuk Digitalisasi & Perluas Layanan Kesehatan
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kesehatan Masyarakat Sri Gusni Febriasari dukung AI untuk digitalisasi dan perluasan layanan kesehatan. (Foto: Dok. Perindo)
Advertisement . Scroll to see content

 
“Kita berbicara tentang data kesehatan yang sangat sensitif. Jika sistem keamanan belum matang, maka mempercepat digitalisasi tanpa perlindungan kuat justru bisa membuka risiko penyalahgunaan dan memperlemah kepercayaan publik,” ucap Sri Gusni.
 
Selain itu, aspek etika medis juga menjadi perhatian utama. Keputusan klinis yang dihasilkan oleh AI tidak boleh berdiri sendiri tanpa keterlibatan tenaga medis manusia. Kepercayaan pasien terhadap dokter tidak bisa digantikan oleh kecerdasan buatan yang bekerja berdasarkan logika algoritma.
 
“AI hanya alat bantu, bukan pengganti. Kecerdasan buatan tidak punya empati, tidak bisa memahami konteks sosial, dan tidak menggantikan intuisi serta tanggung jawab moral seorang dokter dalam pelayanan kesehatan. Etika medis harus tetap jadi fondasi,” tegasnya.

Tata Kelola AI & Layanan Kesehatan

Sri Gusni juga menegaskan, sebagai bagian dari komitmen Partai yang dipimpin Angela Tanoesoedibjo ini dalam mendorong sistem kesehatan yang adil, inklusif, dan modern, pihaknya menegaskan pentingnya tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang kuat dan berpihak pada rakyat, khususnya dalam sektor kesehatan. 

Pemanfaatan AI tidak boleh hanya menjadi sekadar tren teknologi global, melainkan harus menjadi alat nyata untuk memperluas akses layanan medis, mempercepat deteksi penyakit, dan mengurangi ketimpangan pelayanan—terutama di daerah tertinggal dan terpencil.

Temuan Monash University bersama The Conversation Indonesia juga menunjukkan bahwa Indonesia penting untuk segera mengembangkan sistem pembangunan tata kelola data kesehatan yang terintegrasi. 

Hal ini sangat selaras dengan sistem regulasi perlindungan data pribadi, dan peningkatan kualitas data sebagai fondasi utama dalam digitalisasi layanan publik, sebagaimana telah diatur dalam UU Perlindungan Data Pribadi (2022) dan PP No. 28 Tahun 2024.

Diungkapkan oleh Sri Gusni, Partai Perindo mendorong adanya regulasi turunan yang lebih teknis dan berkeadilan sosial, agar AI tidak hanya melayani daerah dan kelompok yang sudah maju secara digital, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi kelompok terdampak dan rentan. 

Partai yang dikenal sebagai Partai Kita ini juga percaya bahwa dengan tata kelola yang tepat, AI dapat menjadi alat transformasi kesehatan rakyat, bukan hanya teknologi elit yang memperlebar jurang ketimpangan.

“Sebagai partai yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat, Partai Perindo melihat AI bukan semata teknologi, melainkan instrumen strategis untuk memperbaiki sistem kesehatan nasional, menjadikannya lebih efisien, adil, dan berkelanjutan,” kata alumni S2 Intervensi Sosial, Psikologi Terapan UI ini.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut