Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siswa Madrasah Tewas Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Dody Toisuta Minta Evaluasi Total
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Brimob Aniaya Remaja hingga Tewas di Tual, KPAI: Jangan Ada Intimidasi kepada Keluarga Korban

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:26:00 WIB
Oknum Brimob Aniaya Remaja hingga Tewas di Tual, KPAI: Jangan Ada Intimidasi kepada Keluarga Korban
Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta tidak ada intimidasi terhadap keluarga siswa MTsN Malra, Arianto Tawakal (14) di Tual, Maluku yang menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Brimob Polda Maluku Bripda MS hingga meninggal dunia.

Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menuturkan, perlindungan terhadap keluarga korban sudah dijamin dalam Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak.

"Kami juga berharap keluarga korban tidak mendapatkan intimidasi, ancaman, karena ini sudah dijamin dalam UU Perlindungan Anak Pasal 59A," kata Diyah dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Diyah turut prihatin atas kasus penganiayaan tersebut. Dia menyebut, anak-anak seharusnya mendapatkan perlindungan dari aparat penegak huku,

"Kami KPAI sangat prihatin karena anak-anak ini seharusnya mendapatkan perlindungan dari aparat penegak hukum, namun malah justru meregang nyawa," ucapnya.

Dia menuturkan, terdapat dua jenis anak dalam kasus penganiayaan ini. Pertama, anak korban kekerasan fisik yang menjadi korban hingga meninggal dunia. Kemudian, anak saksi yang merupakan kakak dari korban yang berada di lokasi kejadian dan memerlukan pendampingan secara psikologis.

"Untuk anak yang meninggal dunia tentu saja kami berharap ada proses autopsi, kemudian tim dokter bisa membantu untuk mencari tahu penyebab kematian dengan jelas," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut