Ngeri! Di Depan Nadiem, Guru Ini Cerita Detik-detik Gempa Robohkan Bangunan di Cianjur
Bahkan, Yeni mengaku akan mencoba melakukan kegiatan belajar-mengajar secara online untuk persiapan ujian akhir semester. Namun, ia tetap mengimbau kepada pendidik dan siswa agar tetap menomorsatukan keselamatan.
"Bila situasi memungkinkan, kami akan coba memulai belajar daring sebagai persiapan ujian akhir semester. Tapi yang utama saya katakan kepada guru dan anak-anak yang terpenting adalah keselamatan keluarga masing-masing," kata Yeni.
Sementara itu, SDN Cugenang memiliki 172 orang siswa, tujuh orang guru, satu orang penjaga sekolah, dan satu orang kepala sekolah. Berdasarkan laporan, terdapat tiga orang korban yang meninggal dunia akibat gempa yang berasal dari warga sekolah.
Bersebelahan dengan lokasi SDN Cugenang, ada TK PGRI Cugenang dengan tingkat kerusakan berat. Bangunan TK ini ambruk, rata dengan tanah.
Kepala TK PGRI Cugenang, NR Rosi Suwartini masih terpukul dengan kejadian yang menimpa sekolahnya. Saat musibah terjadi, ia bersyukur sudah tidak ada aktivitas belajar mengajar. Para guru sedang mengikuti acara di luar sekolah.