Natalius Pigai: Indonesia sudah Kanker Stadium 3 di Bidang Politik hingga Sosial
JAKARTA, iNews.id - Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyebut Indonesia di bidang sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya sudah masuk kanker stadium 3. Menurutnya, jaminan masyarakat untuk mendapatkan hak dasar dalam kesejahteraan masih bermasalah.
"Ini fakta bahwa kita sudah kanker stadium 3 di bidang sipol (sipil dan politik) maupun ekonomi, sosial," kata Pigai dalam acara Kick Off dan Launching Program Media Pers dan Pembangunan Peradaban HAM, dikutip Kamis (12/3/2026).
Pigai mengatakan, hal ini terbukti dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tahun 2024 yang baru menyentuh skor 75,02. Nilai itu menurutnya terbilang rendah karena berada di posisi ke-6 di kawasan negara-negara ASEAN.
"Ini persaingan dengan negara ASEAN, biasa saja kita peringkat 6 kok, nggak usah kita bohong. Pak Prabowo di Brazil menyampaikan kemiskinan di Indonesia tertinggi di negara saya, jujur. Jujur tidak menyakitkan, jujur tidak membawa maut. Kita ngomong jujur saja," ujarnya.
Kasus Pandji Pragiwaksono, Menteri Pigai Usul Polisi Pakai Restorative Justice
Karena itulah, kata dia, Presiden Prabowo Subianto menempatkan Asta Cita pertama untuk menjamin hak asasi manusia Indonesia. Hal ini juga direalisasikan melalui Kementerian HAM.
"Karena itu Prabowo membentuk Kementerian HAM karena melihat kementerian HAM, siapa tahu, barangkali, mudah-mudahan, insya Allah bisa membantu melakukan pembangunan hak asasi manusia bidang sipil dan politik dan ekonomi, sosial, budaya," sambung Pigai.
Selain itu, Pigai menyebut pemerintahan Prabowo menghadirkan sejumlah kebijakan populis untuk memberikan hak asasi manusia kepada rakyatnya.
"Karena melihat kondisi bangsa di bidang ekonomi, sosial, budaya yang paling parah, stadium 3 maka Prabowo hadirkan makan bergizi gratis, koperasi desa, gerai KDKMP, kemudian sekolah gratis, cek kesehatan gratis dan berbagai kebijakan populis," katanya.
Editor: Reza Fajri