Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3.846 Hewan di Jakbar Telah Divaksinasi Rabies, Anjing hingga Kera
Advertisement . Scroll to see content

Menyemai Asa dari Pasar Rakyat untuk Indonesia Bebas Pandemi 

Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:39:00 WIB
Menyemai Asa dari Pasar Rakyat untuk Indonesia Bebas Pandemi 
Suasana Pasar Minggu selalu ramai setiap hari. (Foto iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

Sehari dua hari, mungkin jadi hal yang mudah. Tapi, lain ceritanya ketika pemerintah memutuskan untuk membatasi aktivitas perdagangan nyaris sebulan penuh demi menekan penyebaran virus corona di tempat-tempat umum. Sebagai penggerak roda perekonomian, banyak pedagang yang mengeluh babak belur dan tak berdaya menghadapi pandemi ini. Tidak sedikit yang memilih untuk berhenti berdagang dan banting setir mencari sumber penghidupan lain. Ada pula yang lebih memilih untuk pulang kampung mencari peruntungan yang lebih baik. Hanya segelintir yang tetap berdagang, meski pendapatan yang didapatkan pun belum tentu balik modal. 


Vaksin Covid-19 Jadi Harapan bagi Pedagang

Menyikapi kondisi itu, beragam pihak mendorong pemerintah pusat untuk bertindak melakukan upaya penyelamatan atas keluh kesah yang dirasakan para pedagang. Sampai akhirnya, keluhan ini pun masuk hingga ke telinga Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Kala itu, Kepala Negara memutuskan proses vaksinasi Covid-19 tahap kedua disasar kepada mereka yang kesehariannya sebagai pelayan publik dan pekerja publik. Dalam kategori ini, pedagang masuk ke dalamnya. Proses vaksinasi ini pun akhirnya kembali diputuskan untuk dilakukan di ruang publik seperti pasar salah satunya. 

Langkah jemput bola pemerintah pun mendapat apresiasi dari MPR sebagai lembaga tinggi negara. Dalam hal ini, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani berpandangan bahwa untuk meraih target herd immunity atau kekebalan komunal, pemerintah tidak bisa melakukan pendekatan-pendekatan tradisional. 

Pedagang Pasar mengikuti vaksin Covid-19. (Foto: MNC Portal/Priyo Setyawan)
Pedagang Pasar mengikuti vaksin Covid-19. (Foto: MNC Portal/Priyo Setyawan)

Pendekatan tradisional yang dimaksud, misalnya pemerintah berharap masyarakatnya datang langsung ke tempat fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, ataupun fasilitas kesehatan lainnya. Arsul mengira, jika pendekatan ini yang dilakukan, maka percepatan untuk terciptanya herd immunity sulit untuk terjadi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut