Menlu Sugiono Desak Komitmen Global Perlucutan Senjata sebagai Pilar Perdamaian Dunia
JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan pernyataan nasional pada High-Level Segment Konferensi Perlucutan Senjata di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026). Dia menegaskan, pentingnya perlucutan senjata sebagai pilar penting bagi keamanan dan perdamaian dunia.
Sugiono menyampaikan keprihatinan bahwa agenda perlucutan senjata global saat ini tidak hanya stagnan, tetapi mengalami kemunduran. Dia menilai, situasi geopolitik global yang semakin tidak menentu telah memberi tekanan berat terhadap multilateralisme dan hukum internasional, sehingga meningkatkan risiko eskalasi.
Dia menyebut, berakhirnya Perjanjian New START yang menyebabkan tidak adanya lagi kerangka pengendalian yang mengikat dua pemilik senjata nuklir terbesar di dunia dipandang melemahkan arsitektur pengendalian senjata global dan memperbesar ketidakpastian strategis.
“Di tengah situasi ini, risiko salah perhitungan semakin meningkat,” ujar Sugiono.
Dalam pidatonya, Sugiono turut menekankan perlunya mengatasi ketidakseimbangan antara kewajiban nonproliferasi dan lambannya kemajuan perlucutan senjata.