Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menko Polkam Cek Bandara dan Stasiun Yogyakarta, Pastikan Pelaksanaan Mudik Aman 
Advertisement . Scroll to see content

Menko Polkam Resmikan 104 Hunian Tetap Korban Bencana di Aceh Utara, Fasilitasnya Lengkap!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:17:00 WIB
Menko Polkam Resmikan 104 Hunian Tetap Korban Bencana di Aceh Utara, Fasilitasnya Lengkap!
Menko Polkam Djamari Chaniago resmi menyerahkan bantuan 104 unit rumah huntap bagi korban bencana banjir dan longsor di Aceh Utara (dok. Kemenko Polkam)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago resmi menyerahkan bantuan 104 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban bencana banjir dan longsor di Aceh Utara, Sabtu (14/3/2026). Penyerahan dilakukan di kompleks hunian tetap Kampung Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang.

Hunian tetap tersebut dibangun Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta didukung unsur TNI, Polri, dan berbagai pihak lainnya. Kompleks hunian seluas 22.400 meter persegi ini terdiri atas 106 bangunan, yakni 104 unit rumah, satu masjid, dan satu balai pertemuan sebagai fasilitas sosial bagi masyarakat.

Menko Polkam menegaskan, pembangunan hunian tetap ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Dia juga menyampaikan bahwa pembangunan kawasan hunian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni 35 hari sejak bahan material debarkasi dari Pelabuhan Belawan, sehingga warga dapat segera kembali hidup layak dan menata kehidupan mereka.

“Kita patut bersyukur atas kelancaran pembangunan ini. Perjalanan hingga rumah-rumah ini berdiri tidak lepas dari pertolongan Allah SWT. Karena itu, marilah kita mensyukuri nikmat ini dengan menjaga dan memanfaatkan rumah ini sebaik-baiknya,” ujar Menko Polkam di hadapan warga penerima manfaat.

Djamari juga mengingatkan agar warga menjaga hunian dan seluruh fasilitas yang telah dibangun agar tetap bersih dan nyaman. Menurutnya, rumah yang dibangun dengan struktur bongkar pasang tersebut memiliki kemudahan dalam perawatan sehingga warga hanya perlu menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan.

“Silakan dijaga dengan baik. Rumah ini dirancang agar mudah dirawat, sehingga yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan kerapihannya agar tetap nyaman dihuni,” ujarnya.

Selain menjaga fasilitas fisik, Menko Polkam juga berpesan agar warga menjaga kerukunan sosial di lingkungan hunian baru tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk terus memperkuat kebersamaan dan saling membantu sebagai sesama tetangga.

“Titip juga untuk menjaga kerukunan. Kita semua memiliki kewajiban untuk saling berbuat baik dengan tetangga dan menjaga kebersamaan di lingkungan ini,” kata Djamari.

Hunian yang diberikan kepada warga merupakan rumah tipe 36 dengan ukuran bangunan 6 x 6 meter dengan biaya pembangunan yang dinilai cukup efisien. Setiap rumah dilengkapi ruang tengah, dua kamar tidur, serta satu kamar mandi. Rumah juga diserahkan dalam kondisi telah dilengkapi perabotan rumah tangga seperti sofa, meja tamu, televisi, rak TV, meja dan kursi makan, lemari dapur, kompor beserta tabung gas, dua tempat tidur, serta dua lemari pakaian. Selain itu, rumah juga dilengkapi sumur, pompa air, dan jaringan listrik 900 VA.

Untuk fasilitas umum berupa masjid dan balai pertemuan, Kemenko Polkam juga melengkapinya dengan sound system, karpet, serta inventaris Alquran. Setiap rumah juga menerima Alquran dan perlengkapan salat untuk menunjang kegiatan ibadah warga.

Guna membantu kebutuhan air minum masyarakat, Kemenko Polkam menyiagakan satu unit mobil penjernih air yang dilengkapi mesin penyaring sehingga air yang sebelumnya tidak higienis dapat diproses menjadi layak pakai bahkan dapat diminum.

Pada kesempatan tersebut, Djamari juga menyerahkan lima ekor sapi kepada masyarakat untuk perayaan Meugang, tradisi masyarakat Aceh yang dilakukan dengan memasak daging sapi atau kerbau untuk disantap bersama keluarga dan masyarakat menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan, Idulfitri, maupun Iduladha.

Salah satu warga penerima hunian tetap, Afreza, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Ia merasa bahagia karena dapat kembali merayakan Hari Raya Idulfitri di rumah sendiri setelah sebelumnya harus mengungsi akibat bencana.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan hunian tetap ini, sehingga kami bisa merayakan Idulfitri di rumah sendiri dan tidak lagi tinggal di pengungsian yang serba terbatas,” ujar Afreza.

Hal senada disampaikan warga penerima bantuan lainnya, Ratna Idris, yang secara khusus menerima bantuan mesin jahit untuk melanjutkan usahanya sebagai penjahit yang sebelumnya terhenti karena mesin jahitnya hilang saat banjir.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu kami dengan rumah yang lengkap dengan perabotannya, termasuk mesin jahit untuk melanjutkan usaha saya,” ujar Ratna.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, yang turut hadir mengatakan, pembangunan huntap untuk korban bencana ini merupakan kolaborasi lanjutan yang diinisiasi Kemenko Polkam. Menurutnya, Kemenko Polkam telah memberikan dukungan penuh kepada BNPB dalam menangani bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra, bahkan sejak penanganannya masih berstatus tanggap darurat.

"Sejak awal bencana, ketika masih tanggap darurat, Kemenko Polkam sudah bersama dengan BNPB, bahkan Kemenko Polkam memberikan bantuan mobil penjernih air sampai 20 lebih," kata Suharyanto.

"Huntap dari Kemenko Polkam ini sangat membantu, apalagi rumah-rumah ini dibangun dengan sangat baik, di dalamnya sudah lengkap ada perabotan yang cukup bagus, fasilitas umum dan fasilitas sosialnya juga sudah lengkap," tambah Kepala BNPB.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut