Mendikdasmen Bakal Buka Komunikasi ke Prabowo terkait Kekurangan Anggaran di 2026
JAKARTA, iNews.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan rencananya untuk berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto terkait adanya kekurangan anggaran guna memenuhi kebutuhan tahun 2026.
Mu'ti menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta waktu agar dapat diterima oleh Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut dimaksudkan pertama-tama untuk membahas pencapaian program Kemendikdasmen pada 2025.
"Dan usulan kami untuk dapat diberikan tambahan oleh beliau untuk program-program prioritas (tahun 2026)," kata Mu'ti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Mendikdasmen menegaskan bahwa kekurangan anggaran tersebut diperlukan untuk mendukung sejumlah program, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa Taman Kanak-kanak (TK), sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun.
"Kemudian peningkatan kejahateraan guru honorer yang selama ini sudah kita bantu 300 ribu mudah-mudahan dapat ditingkatkan menjadi 500 ribu," ujarnya.