Menakar Peluang Indonesia Menuju Swasembada Pangan
Dia pun mengingatkan kesalahan dalam membaca permasalahan pangan bisa berujung pada kebijakan yang salah dan berdampak lebih besar daripada korupsi.
"Seperti kata Bung Karno, hidup matinya bangsa ditentukan oleh pangan. Salah menganalisis pangan bisa lebih fatal dampaknya daripada korupsi,” kata Amran.
Sementara itu terkait swasembada pangan, Amran menegaskan keyakinannya bahwa kemandirian pangan nasional tidak hanya sekadar slogan, melainkan hasil kerja keras, sinergi, dan optimisme kolektif.
“Yang sangat yakin Indonesia bisa swasembada adalah Bapak Presiden, Wakil Menteri Pertanian, Pak Rektor UNS. Dan hari ini terbukti, 99 persen kita sudah swasembada. Tinggal satu bulan lagi kita akan mencapai sepenuhnya,” kata Amran saat memberikan keynote speech dalam acara 'Indonesia Punya Kamu' di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kamis (13/11/2025).
Belum lama ini, Amran menyampaikan bahwa Indonesia akan mencapai swasembada beras pada 31 Desember mendatang. Menurutnya, capaian tersebut ditargetkan akan tercapai dalam empat tahun ke depan, namun bisa terjadi dalam waktu satu tahun.
“Insyaallah, Insyaallah tanggal 31 Desember jam 12.00. Kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan Indonesia swasembada pangan. Itu yang pertama. Dan ini adalah dari target 4 tahun, tapi kita capai insyaallah 1 tahun,” kata Amran.