Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Hadapan Ribuan Buruh, Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Bekerja Sama dengan Pengusaha Brengsek
Advertisement . Scroll to see content

May Day 2026, Said Iqbal Desak Reformasi Pajak hingga Perlindungan dari PHK

Jumat, 01 Mei 2026 - 10:34:00 WIB
May Day 2026, Said Iqbal Desak Reformasi Pajak hingga Perlindungan dari PHK
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal saat menyampaikan sejumlah tuntutan krusial di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Partai Buruh yang sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyampaikan sejumlah tuntutan krusial dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Salah satu poin utama yang ditekankan desakan untuk melakukan reformasi pajak, khususnya yang menyasar hak-hak finansial pekerja.

Said secara spesifik meminta pemerintah agar tidak lagi mengenakan pajak pada komponen pesangon, Tunjangan Hari Raya (THR), serta dana pensiun. Menurutnya, pesangon merupakan benteng ekonomi terakhir bagi para pekerja yang kehilangan pekerjaan.

"Yang keempat adalah reformasi pajak. Kami minta pesangon, tunjangan hari raya, dan pensiun tidak dikenakan pajak. Karena pesangon adalah pertahanan terakhir kaum buruh. THR juga tidak dikenakan pajak. Oleh karena itu kami meminta reformasi pajak dilakukan," ujar Said dalam orasinya di hadapan Presiden Prabowo Subianto di May Day 2026, Jumat (1/5/2026).

Di tengah eskalasi ketidakpastian global, Said juga menyoroti ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang sudah mulai menghantui berbagai sektor industri. 

Dia turut mendesak agar Satuan Tugas (Satgas) PHK yang sebelumnya telah didengungkan oleh Presiden Prabowo dapat segera dideklarasikan secara resmi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut