Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia
Advertisement . Scroll to see content

Mahfud saat Bertemu Dubes China: Kita Akan Usir Kalau Ada Nelayan Masuk

Jumat, 17 Januari 2020 - 01:12:00 WIB
Mahfud saat Bertemu Dubes China: Kita Akan Usir Kalau Ada Nelayan Masuk
Mahfud MD mengumumkan sembilan anggota Pansel Kompolnas di Kantor Kemenko Polhukam, Kamis (16/1/2020). (Foto: iNews.id/WIdan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan Pemerintah Indonesia akan mengusir nelayan China yang membandel masuk wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Perairan Natuna, Kepulauan Riau. Kepastian itu disampaikan Mahfud saat menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian.

"Kita usir saja, kan protesnya sudah. Masa protes terus. Kita usir saja, kita halau dan mereka keluar dari garis ZEE agar mereka tidak berada lagi di Natuna sehingga di laut bebas," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (17/1/2020) malam.

BACA JUGA:

DPR Bakal Bahas Isu Pertahanan Laut Natuna dengan Lemhannas dan Wantanas

PKS Apresiasi Sikap Jokowi Tinjau Langsung Natuna, Tapi...

Jokowi Tegaskan Indonesia Memiliki Hak Berdaulat di ZEE

Pada pertemuan tersebut, Mahfud mengatakan, Dubes China juga menyampaikan sudah tidak ada "dispute" soal wilayah dan konflik dengan Indonesia.

"Sikap pemerintah pun jelas, yakni akan tetap menjaga kedaulatan dan hak berdaulat. Ada dua hal, ya, kalau di ZEE itu namanya hak berdaulat. Kalau di wilayah teritori itu wilayah kedaulatan. Kami akan jaga kedua-duanya," tuturnya.

Pemerintah China, menurut Mahfud, tak bisa menjamin nelayannya tidak akan masuk lagi ke wilayah ZEE karena tidak mungkin melarang melaut. "Ya, kami katakan, kita akan usir. Jadi, tidak ada jaminan apa-apa. Sudah punya sikap masing-masing," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut