Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Jaya soal Latar Belakang Orang Tua Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta: dari Kalangan Sipil
Advertisement . Scroll to see content

Latar Belakang Masuknya Jepang ke Indonesia dan Tujuan Utamanya

Kamis, 09 November 2023 - 07:43:00 WIB
Latar Belakang Masuknya Jepang ke Indonesia dan Tujuan Utamanya
Latar Belakang Masuknya Jepang ke Indonesia (Foto: Sukajepang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Latar belakang masuknya Jepang ke Indonesia akan diulas secara mendalam di artikel ini. Penjajahan yang dilakukan oleh Jepang menorehkan luka mendalam karena kekejamannya. Lantas, bagaimana kronologinya?

Indonesia sempat mengalami penjajahan dari berbagai negara asing, salah satunya adalah Jepang. Penjajahan yang dilakukan bangsa asing terhadap Indonesia tentu dilakukan dengan maksud dan tujuan tertentu.  

Kependudukan Jepang dikenal sebagai penjajahan tersingkat namun terasa cukup lama karena sistem pemerintahan yang diktator. Jepang menjajah Indonesia selama 3,5 tahun atau tepatnya 3 tahun 8 bulan, terhitung sejak Januari 1942 hingga Agustus 1945. 

Untuk mengetahui latar belakang masuknya Jepang ke Indonesia beserta tujuan dan kebijakan pada masa penjajahannya, simak ulasan berikut ini yang dikutip dari berbagai sumber, Senin (6/11/2023).

Latar Belakang Masuknya Jepang ke Indonesia

Latar belakang kedatangan Jepang ke Indonesia adalah kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Kekayaan alam yang ada di Indonesia membuat berbagai bangsa tergiur untuk menyerang dan menguasai Indonesia, termasuk Jepang.

Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang Pearl Harbour yang merupakan pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Hawaii. Serangan tersebut merupakan upaya Jepang untuk membangun suatu imperium di Asia dengan mengobarkan perang di Pasifik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut