Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapuspen TNI: Tentara Ikut Buru Begal karena Kebutuhan Masyarakat
Advertisement . Scroll to see content

KSAD: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara, Bukan Ngurus-Ngurusin

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:42:00 WIB
KSAD: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara, Bukan Ngurus-Ngurusin
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (Foto: Felldy Aslya Utama)
Advertisement . Scroll to see content

"Masyarakat depan mata ada begal, saya TNI tidak boleh tangani begal, saya biarkan, saya kena lebih berat pasal pembiaran. Kalau pemerintah menerapkan seperti itu ada dasarnya, apa? Permintaan dari kepolisian namanya operasi perbantuan," imbuhnya.

Dia berharap masyarakat memahami kehadiran TNI dalam membantu penanganan kejahatan di jalan tidak dianggap sebagai bentuk militerisme, melainkan untuk membantu keamanan masyarakat.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, teman-teman saya di luar sana, jangan buru-buru menyebut kehadiran kami di ranah sipil sebagai program militerisme. Tujuannya, dasar hukumnya ada atau tidak, yang paling utama dampak ke masyarakatnya," ucap dia.

Dia menyebut bila prajurit TNI berhasil menangkap begal, maka pelakunya akan diserahkan kepada polisi untuk diproses hukum.

"Depan mata atau permintaan masyarakat ada begal di sana kita akan datang, prajurit terdekat di situ tangkap, amankan, serahkan kepolisian," tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut