Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Ketua KPK soal Dugaan Dirjen Bea Cukai Terima Aliran Dana Suap Impor Barang
Advertisement . Scroll to see content

KPK Cecar Bupati Lampung Tengah soal Permintaan Uang hingga Aliran Suap Rektor Unila

Kamis, 24 November 2022 - 23:09:00 WIB
KPK Cecar Bupati Lampung Tengah soal Permintaan Uang hingga Aliran Suap Rektor Unila
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad terkait kasus dugaan suap Rektor nonaktif Universitas Lampung (Unila), Karomani (KRM). Musa dicecar penyidik perihal tarif harga memuluskan calon mahasiswa untuk masuk Unila hingga aliran uang suap ke Karomani. 

Selain Musa, penyidik juga menelisik tarif harga masuk Unila hingga aliran uang dugaan suap Karomani ke saksi lain, di antaranya Bos Tegal Mas Lampung, Thomas Azis Riska; PNS, Jaka Adiwiguna; dua pihak swasta, M Alzier Dhianis Thabrani dan Mahfud Santoso; serta Wiraswasta, Asep Sukohar.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya permintaan uang dari tersangka KRM untuk meluluskan calon mahasiswa baru. Termasuk didalami juga terkait adanya aliran uang tersangka KRM ke beberapa pihak," ujar Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, tiga saksi mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. Ketiganya yaitu, Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Muhammad Kadafi; Bupati Lampung Timur, M Dawam Rahardjo; dan Wiraswasta, Sihono.

"Ketiga saksi tidak hadir dan penjadwalan dan pemanggilan ulang segera disampaikan tim penyidik," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut