Kontroversi Pernyataan soal Pemerkosaan Massal 1998, Fadli Zon: Boleh Dong Beda Pendapat!
“Saya yakin waktu itu memang terjadi kekerasan seksual. Tapi kalau disebut massal, itu artinya sistematis, terstruktur dan masif,” ucapnya.
Fadli juga menyinggung kemungkinan adanya framing asing pada saat itu yang turut memunculkan narasi pemerkosaan massal, namun tidak dibuktikan secara hukum di Indonesia.
“Waktu itu kita nggak mau mencoreng muka kita sendiri. Itu ada frame waktu itu, termasuk dari asing, menurut saya, bahwa terjadi pemerkosaan yang katanya massal,” katanya.
Dia mengaku terbuka terhadap bukti konkrit yang bisa menunjukkan unsur sistematis dari peristiwa tersebut. Namun hingga kini, menurutnya, tidak ada bukti kuat yang mendukung istilah pemerkosaan massal secara hukum dan akademik.
“Kalau memang ada buktinya, tunjukkan. Tapi sampai sekarang tidak pernah ada,” ucapnya.