Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fadli Zon Klaim Tak Ada Bukti Pemerkosaan Massal 1998, PDIP: Lukai Para Korban
Advertisement . Scroll to see content

Kontroversi Pernyataan soal Pemerkosaan Massal 1998, Fadli Zon: Boleh Dong Beda Pendapat!

Selasa, 24 Juni 2025 - 15:41:00 WIB
Kontroversi Pernyataan soal Pemerkosaan Massal 1998, Fadli Zon: Boleh Dong Beda Pendapat!
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan sikapnya soal kontroversi pemerkosaan massal 1998 di Kampus IPDN Jatinangor, Selasa (24/6/2025). (Foto: MPI/Agi MPI)
Advertisement . Scroll to see content

“Saya yakin waktu itu memang terjadi kekerasan seksual. Tapi kalau disebut massal, itu artinya sistematis, terstruktur dan masif,” ucapnya.

Fadli juga menyinggung kemungkinan adanya framing asing pada saat itu yang turut memunculkan narasi pemerkosaan massal, namun tidak dibuktikan secara hukum di Indonesia.

“Waktu itu kita nggak mau mencoreng muka kita sendiri. Itu ada frame waktu itu, termasuk dari asing, menurut saya, bahwa terjadi pemerkosaan yang katanya massal,” katanya.

Dia mengaku terbuka terhadap bukti konkrit yang bisa menunjukkan unsur sistematis dari peristiwa tersebut. Namun hingga kini, menurutnya, tidak ada bukti kuat yang mendukung istilah pemerkosaan massal secara hukum dan akademik.

“Kalau memang ada buktinya, tunjukkan. Tapi sampai sekarang tidak pernah ada,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut