Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima, Penglihatan Mata Kanan Menurun
Advertisement . Scroll to see content

KontraS Benarkan Gibran Sempat Jenguk Andrie Yunus di RSCM, tapi Tak Bertemu

Selasa, 07 April 2026 - 17:12:00 WIB
KontraS Benarkan Gibran Sempat Jenguk Andrie Yunus di RSCM, tapi Tak Bertemu
KontraS membenarkan Wapres Gibran Rakabuming Raka mendatangi RSCM untuk menjenguk Andrie Yunus. (Foto: Yudistiro Pranoto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya membenarkan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka sempat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat untuk menjenguk aktivis KontraS Andrie Yunus. Namun, Gibran tak bisa bertemu Andrie Yunus karena sejumlah alasan.

"Itu sudah terjadi di tanggal 14 Maret, Mas Gibran datang. Kami menolak dengan alasan yang memang sesuai dengan protokol kesehatan rumah sakit," ujar Dimas kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

Menurut Dimas, penolakan itu terjadi karena Andrie Yunus baru saja dipindahkan ke ruang High Care Unit (HCU) RSCM. Dia mengatakan penanganan di ruang HCU tersebut steril, intensif, dan untuk menjaga keselamatan pasien.

"Kedua, Mas Andrie berpesan waktu Mas Gibran datang, dia tidak bersedia ditemui pejabat atau siapa pun yang tidak punya kepentingan untuk menjenguk dia selama proses perawatan di high care unit RSCM," tuturnya.

Alasan ketiga, tambahnya, sebagai aktivis KontraS dan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), pihaknya tidak mau situasi yang terjadi pada Andrie Yunus dijadikan sebagai celah untuk memoles citra politik seseorang atau sekelompok orang tertentu dan mengaburkan itikad atau intensi dari negara untuk mendorong supaya kasus ini selesai secara tuntas dan maksimal.

"Jadi, (Gibran) tidak bertemu sama Mas Andrie Yunus," kata Dimas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut