Kisah Sukses Soedomo Mergonoto, dari Kernet Bemo hingga Dirikan Kapal Api
Sembari menjual kopi, Soedomo juga belajar langsung seluk-beluk bisnis dari ayahnya. Meski demikian, sang ayah mendorongnya mencari pengalaman kerja di luar rumah.
Soedomo kemudian mencoba berbagai pekerjaan. Dia sempat bekerja di perusahaan vulkanisir ban selama setahun.
Tak hanya itu, demi menambah pemasukan, Soedomo juga pernah menjadi kernet bemo. Namun, pengalaman ini justru membuatnya semakin yakin bahwa dunia usaha adalah panggilan sejatinya.
Sayangnya, bisnis kopi keluarga menghadapi konflik internal. Perbedaan pendapat menyebabkan Hap Hoo Tjan tutup dan asetnya dibagi tiga.
Ayah Soedomo mendapat bagian pabrik penggorengan kopi, dan tetap melanjutkan usaha. Momentum inilah yang dimanfaatkan Soedomo untuk bangkit.