Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Gedung Apartemen Meledak hingga Hancur Rata dengan Tanah, Diduga akibat Gas
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sukses BJ Habibie, Berkarier di Jerman hingga Buat Industri Pesawat di Indonesia

Selasa, 17 September 2024 - 12:45:00 WIB
Kisah Sukses BJ Habibie, Berkarier di Jerman hingga Buat Industri Pesawat di Indonesia
BJ Habibie dikenal sebagai Bapak Teknologi di Indonesia (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) dikenal sebagai sosok yang cemerlang dalam bidang teknologi, terutama soal teknologi pesawat. Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. 

Dia menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) selama enam bulan sebelum melanjutkan ke Jerman untuk menyelesaikan S1 dan S2 di Rhenisch Wesfalische Technische Hochschule (RWTH) Aachen. Mengutip dari Buku 'BJ Habibie Si Jenius' karya Jonar TH Situmorang, orang tua Habibie yakni Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA Tuti Wardini Poepowardojo.

Habibie berhasil menyelesaikan pendidikan S1 hingga S3 dengan luar biasa baik dan pada usia 28 tahun. Dia resmi memperoleh gelar Doktor bidang teknologi pesawat terbang di Jerman.

Cerita Awal Mula Habibie Dalami Pesawat 

Buku 'BJ Habibie: Sebuah Biografi' karya Fatimah Fayrus menjelaskan karier BJ Habibie untuk terlibat dalam teknologi pesawat dimulai dengan membuat pesawat Dornier DO-31. Dia berhasil menyelesaikan persoalan yang diberikan perusahaan tempatnya bekerja di Hamburger Flugzeugbau (HFB).

Prestasi tersebut akhirnya membuat Habibie diberi kepercayaan mendesain pesawat-pesawat terbang baru, termasuk membuat pesawat Dornier DO-31. Pesawat itu merupakan pesawat angkut pertama di dunia yang menggunakan teknologi Vertical Take Off and Landing (VTOL). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut