Kisah Soekarno-Hatta Naik Haji, Usul Pindahkan Toko Dagangan hingga Perbesar Masjidil Haram
Kini, setelah pembatas itu dibuat, orang-orang yang melaksanakan ibadah sai terlihat lebih teratur. Sedang di tengah jalur pemisah itu dibuatkan jalan untuk kereta dorong bagi mereka yang tidak kuat berjalan kaki melakukan ibadah sai.
Sementara Soekarno yang menunaikan ibadah haji beberapa tahun setelah Hatta juga menyumbangkan pemikirannya kepada pemerintah Arab Saudi, utamanya agar ibadah haji bisa menjadi lebih aman dan nyaman.
Saat itu, Soekarno mengusulkan kepada pemerintah Arab Saudi agar memperbesar Masjidil Haram. Sebagai seorang insinyur, Soekarno melihat, bangunan Masjidil Haram masih bisa diperbesar dan menampung lebih banyak jemaah haji yang datang.
Setelah mendengarkan penjelasan Soekarno, pemerintah Arab Saudi akhirnya mau memperbesar Masjidil Haram seperti yang ada seperti sekarang ini. Sumbangan Soekarno lainnya yang hingga kini masih bisa disaksikan pohon Soekarno.
Dalam buku yang dihimpun Tim Media Center Haji (MCH) yang berisi tentang catatan haji jurnalis di Tanah Suci disebutkan, saat Soekarno menunaikan ibadah haji, dia mengusulkan dua hal kepada Raja Fahd, satunya adalah penghijauan Padang Arafah.
Setibanya di Tanah Air, Soekarno mengirimkan ribuan bibit pohon mimba ke Arab Saudi. Ternyata, pohon itu tumbuh subur merindangi banyak titik di Arafah. Belakangan, keberhasilan itu disebarkan juga ke Madinah dan Jeddah.
Pohon ini memiliki banyak manfaat, terutama dalam mengurangi suhu panas para jemaah haji dalam melaksanakan wukuf. Pohon ini juga banyak ditanam dekat lokasi-lokasi yang akan ditempati tenda-tenda jemaah haji dari seluruh dunia untuk wukuf.
Editor: Faieq Hidayat