Kisah Perang Badar, Perang Dahsyat di Bulan Ramadhan Melawan Quraisy
Walaupun berjumlah lebih sedikit dibanding dengan tentara Quraisy, Allah SWT memberikan kemenangan bagi Islam. Para komandan perang kaum Quraisy tewas. Ali berhasil menewaskan Al-Walid, Hamzah menewaskan Utbah dan Ali, Syaibah tewas oleh ketiga pahlawan Muslim.
Sayang, Ubaidah terkena pedang musuh sehingga meninggal sebagai syuhada. Ia mati syahid demi membela agama Islam. Nabi Muhammad sangat memahami arti dan nilai penting dalam perang badar ini.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW memanjatkan doa kepada Allah SWT, "Ya Tuhanku, andaikan kelompok kami hancur, siapa lagi yang akan menyembah-Mu di permukaan bumi ini?'
Para sahabat Nabi yang ikut dalam perang badar disebut dengan Badriy yang merupakan sebutan suatu kehormatan yang tiada tara. Kaum Muslimin juga menamakan perang badar dengan Gazwatul Furqan yang artinya peperangan yang menentukan. Sebab, seandainya kaum Muslim kalah, niscaya agama Islam tidak akan seperti sekarang.
Berkat karunia Allah SWT, kisah perang badar, perang dahsyat di bulan Ramadhan juga tertulis dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 123 yang berbunyi