Kisah Napi Narkoba Meniti Jalan Tobat dari Balik Jeruji Besi
Dia akhirnya berpisah dengan rekannya di tahanan Polres Bogor. Sebab, Alvonso harus dipindah ke LP Pondok Rajeg.
Di tempat itu, dia masih berusaha keras untuk tetap mendirikan salat seraya mengaji. Hal yang sama juga terus berlanjut saat ia dipindah lagi ke LP Gunung Sindur.
Usai mengaji Iqra, mempelajari dan menghafalkannya, Alvonso mulai berani mengaji Alquran.
Selama meniti jalan untuk kembali pada Allah SWT, Alvonso selalu mendapatkan bimbingan, baik dari rekan sesama warga binaan, maupun pengajar atau ustadz yang menjadi mitra lembaga pemasyarakatan. Program pembinaan berjalan baik.
Perhalan tapi pasti, kemajuan pun bisa dicapai Alvonso. Mulai dari mendirikan salat, mengaji Iqra, hingga Alquran.
Bahkan saat ini dia sudah bisa meng-khatam-kan serta menghafalkan Alquran. Dia merasa hidayah ini tak akan datang jika tak masuk penjara. Karenanya, Alvonso bersyukur dengan takdir Allah yang telah membawanya ke tempat ini.
"Alhamdulillah nggak ada (kendala) karena kita benar-benar, Allah pasti mudahkan, apalagi yang kita pelajari ini Kalamullah. Saya juga masih pengin lagi belajar. Saya pelajari ilmu yang sudah disampaikan guru kita. Lalu saya amalkan. Walaupun sedikit tapi kita amalkan terus-menerus," katanya.
Editor: Faieq Hidayat