Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Ketum PBNU Sambangi Kediaman Dubes Palestina: Kami Kutuk Agresi Militer Israel

Senin, 17 Mei 2021 - 21:13:00 WIB
Ketum PBNU Sambangi Kediaman Dubes Palestina: Kami Kutuk Agresi Militer Israel
Ketum PBNU Said Aqil Siradj dan Dubes Palestina Zuhair Al Shun, Senin (17/5/2021) (Foto: Bagja)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Agresi militer Isrel terhadap Palestina menimbulkan kecaman berbagai pihak. Salah satunya datang dari Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU). 

Untuk menyetakan dukungan Ketum PBNU Said Aqil Siradj menyambangi rumah dinas Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun di Jalan Garut, Menteng, Jakarta Pusat.

Said membacakan pernyataan sikap dari salah satu organisasi Islam di Indonesia itu atas penjajahan yang terjadi di tanah Palestina. 

"Kami menegaskan, pertama, mengutuk dan mengecam keras agresi Militer Israel yang telah memporak-porandakan Palestina, merenggut nyawa-nyawa warga sipil yang tidak berdosa. Hentikan segera agresi Militer yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina Ini merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan dan ditolerir," kata Said di lokasi, Senin (17/5/2021).

Kedua, lanjutnya,  mendorong upaya gencatan senjata dari kedua belah pihak agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dan kondisi Palestina pulih seperti sedia kala.

"Ketiga mendesak kepada PBB dan Komunitas Internasional guna segara melakukan tangkah cepat untuk menyepakati gencatan senjata. Ini sebagai bagian dari tanggung jawab komunitas internasional dalam menyikapi konflik yang mencderai kemanusiaan," tuturnya.

Keempat, dia mendorong Pemerintah Indonesa untuk menggalang dukungan dan mengambil upaya penting dalam mewujudkan kedaulatan Palestina, sekaligus mengakhiri konflik kemanusiaan yang terjadi sehingga menciptakan perdamaian dan keamanan dunia. 

"Kelima sejak Muktamar ke-13 NU di Menes Banten tahun 1938 Nahdlatul Ulama telah menyatakan dukungan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sebagai sebuah bangsa yang merdeka Maka untuk itu, kami terus teguh pendirian untuk menyampaikan pandangan dan sikap bahwa bagi kami Palestina adalah bangsa yang berdaulat Kami juga mendorong seluruh pihak untuk melakukan dialog agar kekerasan tidak terjadi lagi dalam upaya penegakan kadaulatan Palestina," tutur Said. 

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut