Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis Sebut Film Pesta Babi Gambarkan Peminggiran Masyarakat Adat
Advertisement . Scroll to see content

Ketum Gerakan Cinta Prabowo Kritik Film Pesta Babi: Cinta Papua atau Tidak?

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:37:00 WIB
Ketum Gerakan Cinta Prabowo Kritik Film Pesta Babi: Cinta Papua atau Tidak?
Ketum Gerakan Cinta Prabowo H Kurniawan mempertanyakan pembuat film Pesta Babi tak peduli dengan Papua. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketum Gerakan Cinta Prabowo H Kurniawan mempertanyakan kepada pembuat film Pesta Babi apakah peduli dan cinta ke Tanah Papua. Hal itu usai viral penayangannya film Pesta Babi dibubarkan. 

Kurniawan menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber di Program Rakyat Bersuara bertajuk 'Ada Apa di Balik Film 'Pesta Babi', yang disiarkan iNews TV, Selasa (19/5/2026). 

"Saya bertanya yang buat film ini cinta ke Papua tidak. Memandang Papua nggak cukup dari satu sudut kompleks banyak hal harus berimbang," katanya. 

Menurutnya, film Pesta Babi tidak berimbang. Lantaran tak memunculkan prestasi dari pemerintahan di Tanah Cenderawasih. 

"Yang tidak berimbang nggak dimunculkan apa saja yang dilakukan pemerintah. Dari presiden sebelumnya sampai Prabowo," ujarnya. 

Seolah-olah, katanya, Pemerintah tak memiliki prestasi di Papua. Padahal, menurutnya, pembangunan sudah dilakukan di provinsi tersebut. 

"Harus diakui dari Sorong sampai Jayapura itu tembus sudah jalannya ke depannya setelah terbuka perkebunan sawit dan sawah ke depan Papua imbangi provinsi lainnya," ucapnya. 

Film Pesta Babi, kata Kurniawan hanya berisikan provokasi atau mengedepankan kesalahan Pemerintah semata. 

"Pesta babi itu biasa saya liat dari 1 jam itu provokasi saja selalu ke depankan kesalahan pemerintah dari kacamata mereka tak boleh terjadi," tutupnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut