Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Susno Duadji Ungkap Prabowo Punya Daftar Pengusaha-Aparat Nakal di Pertambangan
Advertisement . Scroll to see content

Ketua KPK Pamer Selamatkan Rp114,3 Triliun Keuangan Daerah di Hakordia 2024

Senin, 09 Desember 2024 - 17:57:00 WIB
Ketua KPK Pamer Selamatkan Rp114,3 Triliun Keuangan Daerah di Hakordia 2024
Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango memberikan sambutan saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/12/2024). (Foto: Humas KPK)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara Nawawi Pomolango memamerkan kinerja lembaganya saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/12/2024). Dia mengklaim KPK telah menyelamatkan Rp114,3 triliun keuangan daerah.

"KPK bersinergi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya, sehingga berhasil menyelamatkan keuangan daerah sebesar Rp114,3 triliun melalui penertiban aset dan penagihan tunggakan pajak  daerah," ujar Nawawi dalam sambutannya. 

Di sisi pendidikan, Nawawi menyebutkan pihaknya terus mendorong implementasi kurikulum antikorupsi dan perbaikan ekosistem pendidikan yang berintegritas. 

"KPK pun terus mengajak pelibatan masyarakat melalui program Penyuluh Antikorupsi, Ahli Pembangun Integritas, penetapan Desa/Kota/dan Kabupaten Percontohan Antikorupsi, PAKU Integritas, Kelas Pemuda dan Keluarga Berintegritas, Festival Film Antikorupsi, Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi melalui Bus Antikorupsi, dan kegiatan kampanye lainnya," ujarnya.

Dia menyatakan peringatan Hakordia harus menjadi bahan refleksi semua pihak. Menurutnya, refleksi yang dimaksud terkait kontribusi dalam memerangi praktik rasuah di tanah air.

"Hari Antikorupsi Sedunia ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk melakukan refleksi, sudah sejauh mana kita berkontribusi dalam memerangi korupsi? Apakah kita sudah berperan aktif dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kita?" kata Nawawi.

"Saat ini kita dituntut untuk lebih berani dalam menegakkan integritas, lebih tegas dalam menindak korupsi, dan lebih berkomitmen dalam menjaga amanah yang telah diberikan kepada kita semua," sambungnya.

Nawawi melanjutkan, pihaknya juga melakukan evaluasi di internal terkait mekanisme kerja dan integritas sebagai bagian dari penguatan internal di KPK. Kemudian, kerja sama antar-aparat penegak hukum (APH) juga diperlukan agar penindakan korupsi semakin kuat.

"Dukungan masyarakat sangat penting untuk menciptakan budaya antikorupsi yang kuat. Masyarakat harus menjadi mata dan telinga negara, selain itu penting bagi kita semua untuk membangun integritas pribadi," pungkasnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut