Ketua DPR Soroti Kasus KDRT Dalam Keluarga Berisiko: Setop Kekerasan pada Anak
JAKARTA, iNews.id -Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada keluarga berisiko yang menjadikan anak sebagai korban. Puan berharap ada program-program yang dapat mencegah terjadinya KDRT.
"Kekerasan terhadap anak adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian bersama. Harus ada upaya yang komprehensif untuk mengatasi kasus-kasus kekerasan pada anak yang setiap harinya semakin banyak ditemukan,” ujar Puan, Sabtu (10/8/2024).
Puan pun merasa prihatin atas terjadinya beberapa kasus kekerasan pada anak yang dilakukan orang tua atau keluarganya. Seperti kekerasan yang menimpa seorang balita berusia 1 tahun di Jagakarsa, Jakarta Selatan, hingga korban meninggal dunia akibat dibanting oleh ibu kandungnya pada 4 Agustus lalu.
Baru-baru ini ada juga seorang ayah kandung yang menyandera dan melilit anaknya yang masih berusia 1 tahun hingga menyundut sang anak dengan rokok karena marah kepada istrinya. Puan mengatakan, kekerasan-kekerasan pada anak tidak boleh dibiarkan.
“Anak-anak ini tidak bersalah, mengapa harus menjadi korban keegoisan orang dewasa yang seharusnya melindungi mereka. Anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga. Setop kekerasan pada anak!” tegas ibu dua anak itu.