Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Puan Minta BI Jaga Stabilitas: Jangan Buat RI jadi Terpuruk

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:23:00 WIB
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Puan Minta BI Jaga Stabilitas: Jangan Buat RI jadi Terpuruk
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar pemerintah menjaga nilai tukar rupiah agar tidak semakin terpuruk. (Foto: iNews.id/Felldy)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah ke level Rp17.500 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026). Merespons hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengantisipasi agar kondisi tidak semakin terpuruk. 

"Bagaimana dengan situasi global, ini kan juga bukan hanya Indonesia, ini terkait dengan situasi global. Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah termasuk dengan BI, situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu, nantinya akan membuat Indonesia jadi terpuruk," kata Puan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurut Puan, pihaknya akan meminta pemerintah termasuk Bank Indonesia (BI) menyiapkan langkah untuk mengantisipasi keterpurukan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 

"Ya tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut," ucap dia.

Sementara itu, pada masa persidangan ini, DPR bersama pemerintah juga akan membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2027. Dia menyebut, ini salah satu isu yang akan dibahas.

"Karena itu, itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang," ujarnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut