Kenapa Gigitan Hewan Rabies Bisa Mematikan? Ini Penjelasan Dosen Unair
“Pada tahap tertentu, hewan ini bisa lebih agresif. Dia bisa menggigit apa saja, manusia bahkan kayu atau benda-benda lain,” paparnya.
Tapi ada tahapan lain yang bernama tahap paralitik. Pada tahap ini hewan menjadi lebih diam bahkan mengarah pada kelumpuhan. Kelemahan yang terjadi pada hewan rabies akan berdampak pula pada korban yang mendapat gigitan. Bahkan, hewan ternak yang biasa menjadi sebagai kurban ternyata dapat terpapar.
“Hewan ternak yang terkena rabies cenderung lebih diam, bisa juga ada gejala takut air atau hidrofobia hingga takut terhadap sinar atau fotofobia,” kata dia.
Ia menambahkan bahwa rabies pada dasarnya bisa terjadi pada semua hewan, khususnya makhluk berdarah panas seperti anjing, kucing, atau kelelawar, termasuk hewan ternak atau hewan yang ada di kebun.
Tal lupa, Nusdianto berpesan kepada masyarakat jika mencurigai hewan peliharaannya terpapar rabies untuk segera melapor ke dokter hewan atau Dinas Peternakan. Begitu pula bila ada korban gigitan hewan, laporan tetap harus dilakukan.