Kemenhaj: Jemaah Dapat Jatah Makan 15 Kali selama Fase Puncak Haji di Armuzna
Mulai 8 Zulhijah siang hingga 13 Zulhijah pagi, konsumsi jemaah selama berada di Arafah hingga Mina akan disediakan oleh syarikah atau perusahaan layanan haji Arab Saudi, yakni Rakeen Mashariq dan Albait Guest.
Setelah jemaah kembali ke hotel di Makkah, layanan konsumsi kembali ditangani dapur-dapur penyedia makanan di Makkah.
“Ini sudah selesai, sudah siap untuk didistribusikan,” tuturnya.
Dia juga mengungkapkan sejumlah menu yang akan disajikan kepada jemaah. Menu makanan dipastikan bercita rasa khas Indonesia untuk mengobati kerinduan jamaah terhadap masakan Tanah Air selama menjalankan ibadah haji.
“Menunya tentu cita rasa Indonesia. Ada rendang, ada telur, dan macam-macam,” ucapnya.
Jaenal menambahkan, cita rasa nusantara menjadi salah satu perhatian utama Kemenhaj dalam penyediaan konsumsi jemaah haji sejak awal kedatangan di Arab Saudi.