Ke Mana Delapan Mantan Panglima TNI setelah Pensiun? Ini Jejaknya
Moeldoko kepada wartawan pada Kamis (12/6/2021) saat itu, mengaku berkeinginan ingin mengajar. Dia mengaitkan dengan latar belakang pendidikannya di Administrasi Publik. Moeldoko memang meraih gelar doktor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia pada 15 Januari 2014.

Namun, Moeldoko ternyata bergabung dengan Partai Hanura pada akhir Desember 2016. Saat itu, dia langsung menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina. Pada Senin (2/7/2018), dia mundur dari jabatannya di partai yang didirikan Wiranto itu.
Moeldoko lalu menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) sejak 18 Januari 2018. Pada Jumat (18/10/2019), dia resmi melepaskan jabatan tersebut menyusul pembubaran KSP karena pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berakhir. Setelah itu, pria kelahiran 1957 ini mengaku ingin liburan dulu dan pulang kampung.
Belakangan, dia tetap dipercaya menjadi KSP di era pemerintahan Presiden Jokowi dan Ma'ruf Amin, periode 2019-2024. Moeldoko juga terjun ke parpol. Dia terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang yang berakhir ke proses hukum.
4. Laksamana TNI Agus Suhartono
Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono merupakan Panglima TNI kedua yang berasal dari matra Angkatan Laut. Pria kelahiran Jawa Timur, 25 Agustus 1955 ini menjadi pimpinan tertinggi TNI sejak 28 September 2010 hingga pensiun pada 30 Agustus 2013.