Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Masih Dicari
Advertisement . Scroll to see content

KBRI Abu Dhabi Terus Koordinasi Cari ABK WNI Korban Ledakan Kapal di Selat Hormuz

Minggu, 08 Maret 2026 - 21:47:00 WIB
KBRI Abu Dhabi Terus Koordinasi Cari ABK WNI Korban Ledakan Kapal di Selat Hormuz
Dubes RI untuk Uni Emirat Arab (UEA), Judha Nugraha saat menerima salah satu WNI korban selamat di Kapal Musaffah 2, AEN. (Foto: Dok. KBRI Abu Dhabi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi memantau secara intensif perkembangan insiden meledaknya Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz yang mengakibatkan sejumlah awak kapal menjadi korban, termasuk warga negara Indonesia (WNI). 

KBRI Abu Dhabi juga tengah memfasilitasi penanganan terhadap WNI yang menjadi korban selamat dan memastikan pemenuhan hak-hak dan perlindungan bagi WNI yang terdampak dalam insiden tersebut.

"Saat ini KBRI Abu Dhabi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk dengan KBRI Muscat dan otoritas setempat, guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penyebab insiden serta perkembangan proses pencarian korban," bunyi keterangan pers Kedutaan Besar Indonesia untuk Abu Dhabi, Minggu (8/3/2026).

KBRI Abu Dhabi telah menerima keterangan dari salah satu WNI yang selamat berinisial AEN, yang merupakan penumpang sekaligus engineer di kapal Musaffah 2. Dari keterangan tersebut diketahui bahwa insiden bermula dari kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan di perairan Oman dekat Selat Hormuz. 

Perusahaan Safeen Provider kemudian menugaskan Kapal Musaffah 2 yang membawa 7 awak kapal dan 6 teknisi untuk melakukan pemeriksaan serta upaya perbaikan. Kapal Musaffah 2 berangkat dari Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab (UEA) pada 5 Maret 2026 sore hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal Safeen Prestige dinilai tidak dapat diperbaiki di lokasi karena tidak memiliki suplai listrik sehingga diputuskan untuk dilakukan penarikan (towing). Enam teknisi, termasuk Sdr AEN, kemudian naik ke kapal Safeen Prestige untuk membantu persiapan tersebut," tulis keterangan KBRI Abu Dhabi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut