Kasus Covid-19 Melonjak, Ketua DPD Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda
Menurutnya, data Satgas Covid-19 itu menunjukkan ada 64.690 kasus positif pada anak dengan rentang usia 7-12 tahun. Sebanyak 60.642 sembuh, sementara ada 120 kasus kematian.
Kemudian pada anak usia 16-18 tahun yang positif Covid-19 sebanyak 58.858 sedangkan yang sembuh 55.159 dengan jumlah kematian 130. Lalu 46.706 kasus untuk usia 13-15 tahun dengan jumlah anak meninggal dunia 68 orang.
“Ini menunjukkan angka kasus Covid-19 untuk anak usia sekolah sangat tinggi. Untuk kategori SD dan SMA ini termasuk kelompok yang terpapar kasusnya tinggi dan harus jadi perhatian bersama. Dari data ini dapat disimpulkan peta risiko penularan Covid di satuan pendidikan cukup besar,” katanya.
Hingga saat ini, kata dia sudah 32,19 persen sekolah yang melakukan PTM terbatas per 17 Juni, namun data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan kesiapan sekolah dalam pencegahan Covid-19 saat ini masih rendah.
“Masih kurangnya kesiapan sekolah dari segi ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih, sarana cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun atau cairan pembersih tangan, dan disinfektan, ini juga harus jadi pertimbangan penundaan sekolah tatap muka meski dilakukan hanya seminggu dua kali dengan kapasitas kelas 50 persen,” ucapnya.