Kapuspen TNI Datangi Kejagung usai Marcella Santoso Minta Maaf, Ada Apa?
Dia menerangkan, pihaknya ingin mengetahui hasil pendalaman Kejagung terkait konten negatif tentang RUU TNI sebagaimana diakui Marcella Santoso. Terlebih, sudah ada sejumlah data yang perlu ditindaklanjuti, seperti aliran dana pada buzzer, LSM tertentu, dan lainnya.
"Jadi, dia (Marcella Santoso) sudah mengakui adanya aliran dana Rp500 juta, 2 juta dolar AS kepada orang-orang tertentu yang nanti perlu didalami. Ini kan baru pernyataan sepihak dari MS ya, artinya kita perlu dalami lagi," katanya.
Kristomei menduga, Marcella Santoso membuat narasi negatif seorang diri. Dia menilai ada orang-orang yang disuruh Marcella untuk memproduksi konten tersebut yang akhirnya membuat riuh suasana akhir-akhir ini.
"Dia bukan ahlinya, tapi ada orang-orang yang disuruh untuk membuat itu, sehingga adanya aliran dana ke tempat-tempat tadi ya. Yang tadi saya sebutkan, ada ke LSM tertentu, yayasan tertentu, orang-orang tertentu, dan para-para buzzer tadi. Jadi kan inilah yang ternyata membuat riuh suasana akhir-akhir ini, apalagi tentang petisi atau RUU TNI tadi," kata dia.
Sebelumnya, Marcella Santoso sempat mengaku mendalangi pembuatan konten negatif, seperti Indonesia Gelap-RUU TNI. Namun, dia lalu membantah hal itu.