Kapolri-Panglima TNI Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran
Meskipun diperkirakan menurun 2,5 juta dibanding tahun lalu, Kapolri meminta seluruh petugas untuk tetap waspada dan mengantisipasi lonjakan jumlah masyarakat yang mudik.
"Terlebih lagi ada stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere," tuturnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengingatkan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada dua gelombang yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret. Sementara untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret.
Dia menuturkan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah pengaturan lalu lintas selama periode Lebaran 2026 mulai dari pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan ganjil-genap, pengaturan penyeberangan laut hingga alih fungsi penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat.
"Untuk itu, saya berharap seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik," katanya.