Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mudik Naik Motor? Perhatikan 5 Hal Penting Ini agar Perjalanan Aman
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Suzuki Kerahkan 71 Bengkel Siaga di Sejumlah Titik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:45:00 WIB
Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Suzuki Kerahkan 71 Bengkel Siaga di Sejumlah Titik
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyiapkan 71 Bengkel Siaga Suzuki guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan sekitar 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan pada periode libur Lebaran tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 76,24 juta orang diprediksi menggunakan mobil pribadi, sementara 24,08 juta lainnya menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor. 

Menyikapi itu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyiapkan 71 Bengkel Siaga Suzuki guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Fasilitas ini disebar di sejumlah titik strategis jalur mudik nasional agar pemudik tetap mendapatkan layanan servis kendaraan selama perjalanan.

Puncak arus mudik sendiri diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026.

"Tingginya antusias masyarakat terhadap mudik Lebaran harus diiringi dengan kesiapan kendaraan yang menjadi faktor penting dalam menunjang keselamatan, kenyamanan, sekaligus kelancaran perjalanan jarak jauh," ujar Asst to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Dia menegaskan Suzuki berkomitmen mendukung perjalanan para pengendara melalui Bengkel Siaga Suzuki 2026. Program tersebut dihadirkan untuk memastikan kendaraan pelanggan tetap dalam kondisi prima selama periode mudik.

“Adanya potensi lonjakan pemudik tahun ini tentu memerlukan langkah antisipatif. Rekomendasi kami, mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan akan lebih efisien dari segi biaya maupun waktu," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut