Kanker Payudara Banyak Menyerang Gen Z, Kemenkes Buka Suara!
Meski begitu, mata Siti Nadia, di zaman sekarang ini memang kenyataannya adalah kanker payudara bukan lagi masalah perempuan di atas 40 tahun. Tren kasusnya bergerak ke wanita usia 18, 23, atau 25.
Seperti dijelaskan sebelumnya, kanker payudara pada anak muda ada kemungkinan disebabkan oleh gaya hidup instan. Panganan yang dikonsumsi juga bisa menjadi faktor pencetus.
"Perubahan gaya hidup yang serba instan, memicu risiko kanker semakin besar, termasuk keterpaparan terhadap zat kimia," kata Siti Nadia.
"Itu otomatis meningkatkan risiko kanker meski tidak langsung," tambahnya.
Selain semuanya serba instan, kata Siti Nadia, makanan yang dikonsumsi pun saat ini banyak yang mengandung pengawet, process food, atau pangan yang dapat meningkatkan risiko kanker.
"Karena itu, kami menyarankan untuk kembali ke real food untuk mencegah kanker," sambung dia.
Selain itu, pola hidup bersih dan sehat pun perlu dilakukan mulai dari sekarang. Aktif bergerak misalnya, ini dapat membuat tubuh lebih bugar dan sehat, sehingga radikal bebas bisa dicegah dan imunitas tubuh semakin kuat.
Editor: Muhammad Sukardi