Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Razman Nasution Respons Narasi No Justice, No Viral: Polri Terus Berbenah
Advertisement . Scroll to see content

Julius Ibrani Tekankan Reformasi Polri Harus Fundamental, dari Regulasi hingga Pengawasan

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:06:00 WIB
Julius Ibrani Tekankan Reformasi Polri Harus Fundamental, dari Regulasi hingga Pengawasan
Ketua Badan Pengurus Indonesia Risk Center Julius Ibrani. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menyatakan pelaksana tugas sering kali juga menjadi pihak yang mengawasi diri sendiri. Dia berpendapat akan lebih baik jika pengawasan juga melibatkan pihak eksternal untuk menjaga akuntabilitas institusi Polri setiap harinya.

"Jangan orang yang melaksanakan tugas kemudian juga disuruh mengawasi, harus bentuk sistem pengawasan, ketika dibentuk satu program untuk pengawasan harus ditunjuk siapa yang melakukan day-to-day pengawasan itu, dari eksternal juga harus ada," papar Julius. 

Maka dari itu, dia menyarankan perspektif masyarakat sebagai pihak eksternal sekaligus pengguna layanan kepolisian harus menjadi indikator utama dalam reformasi Polri, khususnya dari segi pengawasan. Pengawasan tidak boleh lagi didominasi oleh tokoh-tokoh dengan kepentingan politik atau mantan pejabat tinggi, melainkan oleh perwakilan masyarakat sipil yang bersentuhan langsung dengan kinerja kepolisian di lapangan.

"End user-nya adalah masyarakat, perspektifnya dari masyarakat. Kita sudah cukup perspektif bukan mantan kapolri, bukan jabatan politik, bukan politisi, bukan panja-panjaan, tetapi siapa perwakilan masyarakat?” kata Julius.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut