Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Julius Ibrani Bongkar Akar Kegagalan Kinerja Polri, Apa Itu?
Advertisement . Scroll to see content

Penasihat Kapolri Beberkan Tantangan Reformasi Polri, Singgung soal Pengawasan

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:16:00 WIB
Penasihat Kapolri Beberkan Tantangan Reformasi Polri, Singgung soal Pengawasan
Penasihat Ahli Kapolri, Aryanto Sutadi dalam program Interupsi bertajuk 'Ujian di Tengah Percepatan Reformasi Polri' disiarkan di iNews, Kamis (26/2/2026). (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penasihat Ahli Kapolri, Aryanto Sutadi membeberkan tantangan yang terjadi pada upaya Reformasi Polri. Adapun, salah satu tantangan terkait jumlah anggota polisi di Tanah Air.

Aryanto awalnya menceritakan pengalamannya saat pertama kali bergabung ke Polri pada tahun 1971. 

"Tantangan yang berat lagi itu jumlahnya sangat besar. Saya masuk polisi itu tahun 1971, jumlahnya waktu itu kurang lebih cuma 50.000," kata Aryanto dalam program Interupsi bertajuk 'Ujian di Tengah Percepatan Reformasi Polri' disiarkan di iNews, Kamis (26/2/2026).

Dia menambahkan, pengawasan yang paling utama di tubuh kepolisian adalah anggota yang menjabat sebagai atasan. Pasalnya, setiap anggota Polri memiliki diskresi besar saat setiap hari berdinas di lapangan.

"Pengawasan itu paling utama pada polisi paling besar adalah atasannya, karena setiap hari berdinas yang mengawasi hanya atasannya, yang namanya polisi itu diskresinya besar, dia boleh menggunakan kewenangan di mana pun itu tanpa harus izin," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut