Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 41 Ribu Orang Minat Masuk ITS, Ini Jurusan yang Paling Favorit di SNBT 2026
Advertisement . Scroll to see content

JPPI Sebut Penghapusan Jurusan IPA IPS dan Bahasa di SMA Dibuat Mendadak, Tak Libatkan Stakeholder 

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:29:00 WIB
JPPI Sebut Penghapusan Jurusan IPA IPS dan Bahasa di SMA Dibuat Mendadak, Tak Libatkan Stakeholder 
Ilustrasi siswa SMA sedang belajar. (Foto Antara).
Advertisement . Scroll to see content

Dia mencontohkan kurikulum merdeka, siswa saat itu diberikan keleluasan untuk fokus pada minat. Namun sekolah tetap memaksa siswa membawa beragam mata pelajar.

"Sejak awal kurikulum merdeka diberlakukan, ada pernyataan, bahwa tidak semua mata pelajaran, siswa harus kuasai semua. Siswa bisa fokus pada peminatan pelajaran yang menjadi minat dan disiplin keilmuan dia. Tapi, di lapangan ini tidak terjadi. Anak masih tiap hari bawa buku paket dengan jumlah mapel (mata pelajaran ) yang banyak dan semua dipelajari dan harus dikuasai," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghapus jurusan IPA, IPS dan Bahasa di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penghapusan jurusan ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2024/2025.

Kepala Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menyampaikan peniadaan jurusan di SMA tersebut merupakan implementasi Kurikulum Merdeka. Pada tahun ajaran 2022, sekitar 50% satuan pendidikan menerapkan Kurikulum Merdeka.

"Pada tahun ajaran 2024 saat ini, tingkat penerapan Kurikulum Merdeka sudah mencapai 90-95% untuk SD, SMP, dan SMA/SMK. Pada kelas 11 dan 12 SMA, murid yang sekolahnya menggunakan Kurikulum Merdeka dapat memilih mata pelajaran secara lebih leluasa sesuai minat, bakat, kemampuan dan aspirasi studi lanjut atau kariernya," kata Anindito dalam keterangannya, Kamis (18/7/2024).

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut