Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Fokus Lindungi WNI di Timur Tengah, Tunda Bahas Board of Peace
Advertisement . Scroll to see content

JK: Kalau Board of Peace Bisa Bawa Damai di Palestina, Kita Dukung

Sabtu, 07 Maret 2026 - 16:24:00 WIB
JK: Kalau Board of Peace Bisa Bawa Damai di Palestina, Kita Dukung
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Foto: Felldy Aslya Utama)
Advertisement . Scroll to see content

"Ya kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan akan datang. Kalau BoP itu bisa membuat kedamaian di Palestina contohnya, oke kita dukung," tutur dia.

Akan tetapi jika perdamaian di Palestina juga tidak terwujud, JK memandang Indonesia sudah seharusnya keluar dari organisasi bentukan Trump tersebut.

"Jadi ujian yang terakhir ialah cara mendamaikannya Palestina dengan memberikan pengakuan kepada Palestina. Kalau tidak, hanya mendukung Israel, ya buat apa (berada di dalam BoP)," tutur dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut akan tetap membawa Indonesia berada di dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) untuk memperjuangkan perdamaian jangka panjang di Palestina. Namun, Indonesia juga siap menarik diri apabila keikutsertaan tersebut tidak lagi memberikan manfaat bagi perjuangan Palestina maupun kepentingan nasional.

Hal itu disampaikan ulama sekaligus Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Hanif Alatas usai mendengarkan penjelasan Prabowo mengenai Board of Peace dalam acara Silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan Para Kiai dan Tokoh Organisasi Kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam.

Hanif mengatakan, Prabowo membahas perkembangan terkini situasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace. Menurutnya, Prabowo menyampaikan Indonesia tetap berada dalam forum tersebut, namun siap keluar apabila tidak ada kemajuan berarti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut